Foto/ilustrasi: https://unsplash.com/@conscious_design

Cara Memasak Yang Sehat Ternyata Tidak Sesulit Seperti Yang Anda bayangkan

Memasak bahan makanan sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Namun tahukan anda apabila cara mengolah bahan pangan tidak sesuai atau salah maka dapat mengakibatkan hilangnya nutrisi yang dikandung dalam bahan makanan tersebut. Oleh karena itu, mengetahui bagaimana cara memasak yang sehat adalah penting. Kesalahan dalam proses atau cara mengolah bahan makanan malah bisa menjadikan bahan makanan yang semula bergizi dan bernutrisi menjadi makanan yang tidak sehat.

Mengolah makanan yang sehat dapat dengan mudah dilakukan apabila mengetahui karakteristik bahan makanan yang akan diolah. Memasak bahan makanan dengan suhu terlalu tinggi bisa merusak atau menghilangkan kandungan vitamin dalam sayuran. Terutama vitamin C, folat, dan potasium, sampai dengan 20 persen.

Di lain sisi, jika dilakukan dengan benar maka justru akan menjadikan makanan yang dihasilkan lebih bernutrisi. Proses pemasakan pada Bayam, Wortel, dan Tomat akan membantu pelepasan antioksidan dengan cara menghancurkan dinding sel sehingga zat-zat penting dalam sayuran itu lebih mudah diserap tubuh.

Berikut ini adalah beberapa cara memasak bahan makanan yang sering dianggap paling sehat:

Tidak Dimasak

Penganut pola makan cara ini mengklaim cara ini yang paling sehat. Karena dengan cara ini kandungan vitamin, mineral, serat, dan enzim dalam sayuran tidak akan hilang. Meski begitu, beberapa riset menyebutkan bahwa mengasup makanan mentah akan membuat kita kehilangan likopen dalam tomat serta antioksidan dalam wortel atau bayam.

Baca juga: Alergi Makanan Dan Cara Pencegahan Mandiri Untuk Hal Tersebut

Menggunakan Microwave

Mematangkan bahan makanan dengan Microwave mungkin yang paling sehat karena waktu memasaknya singkat sehingga kerusakan nutrisi lebih sedikit. Brokoli misalnya, kandungan vitamin C-nya lebih optimal jika dimasak dengan microwave. Bahan makanan yang dimasak dengan microwave memang bisa menjadi kering, tetapi hal ini bisa dicegah dengan menambahkan sedikit air sebelum dipanaskan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here