Pelanggan Internal Perusahaan

Layanan Kepada Pelanggan Internal memiliki Keterkaitan Erat Dengan Layanan Kepada Pelanggan Eksternal

Memberikan layanan pelanggan yang baik merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan untuk mempertahankan konsumen atau pelanggannya. Hal ini berlaku untuk semua jenis usaha atau organisasi, baik itu usaha kecil atau UKM maupun perusahaan dalam skala besar, dari mulai jasa tukang cukur, toko kelontong, hingga perusahaan multinasional.

Mengenal pelanggan internal perusahaan adalah hal yang gampang-gampang susah, berbeda dengan bagaimana kita mengenali pelanggan eksternal. Semua perusahaan tentu ingin memberikan layanan yang baik kepada pembeli produk atau pelanggan eksternal. Salah satu kunci penting untuk itu adalah layanan yang baik pula kepada pelanggan internal di perusahaan. Karena pada dasarnya ada hubungan yang erat dan konsisten antara bagaimana perlakuan yang diterima oleh pelanggan internal terhadap kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan eksternal. Komitmen yang diberikan dalam melayani pelanggan internal pada dasarnya adalah semacam cetak biru. Yang mana dalam banyak kesempatan akan tersalurkan kepada layanan yang ditujukan kepada pelanggan eksternal.

Apa Yang Dimaksud Dengan Pelanggan Internal Suatu Perusahaan?

Pelanggan internal adalah semua pihak atau karyawan yang terlibat atau berinteraksi didalam organisasi perusahaan sebagai bagian dari tugas dan tanggungjawab mereka di perusahaan. Berbeda dengan hubungan tradisional antara perusahaan dengan pelanggan eksternal yang biasanya hanya satu arah, alur hubungan pelanggan internal bisa ke semua arah. Untuk usaha kecil atau UKM dengan jumlah karyawan sedikit tentu akan lebih mudah untuk mengelola interaksi tersebut bila dibandingkan dengan usaha yang memiliki skala lebih besar.

Contoh sederhana terkait interaksi dengan pelanggan internal bisa dicontohkan melalui interaksi antara pilot pesawat komersial dengan awak kabin pesawatnya. Awak kabin adalah pelanggan internal dari pilot. Sang pilot harus memberikan informasi secara transparan kepada awak kabin terkait dengan situasi penerbangan agar awak kabin dapat melayani penumpang dengan baik.
Disaat yang sama, pilot adalah pelanggan internal dari awak kabin. Awak kabin memberikan informasi kepada pilot tentang kondisi didalam kabin penumpang dan membantu mengamankan area kokpit pesawat jika diperlukan. Layanan yang baik terhadap pelanggan internal tersebut akan tersalurkan dan menjadikan layanan kepada pelanggan eksternal, dalam hal ini penumpang pesawat, dengan baik pula.

Baca juga: Beberapa Panduan Untuk Menjadi Tenaga Penjual Yang Handal

Contoh lainnya adalah interaksi antara divisi marketing dengan divisi gudang dalam sebuah perusahaan. Divisi gudang adalah pelanggan internal bagi divisi marketing. Divisi gudang membutuhkan informasi yang akurat terkait dengan detail merk dan tipe barang yang akan dikirim kepada pelanggan sesuai dengan penjualan yang dilakukan oleh marketing, termasuk juga informasi batas waktu pengiriman jika ada. Informasi atau layanan kepada pelanggan internal (dalam hal ini divisi gudang) oleh divisi marketing akan sangat membantu terjaminnya proses pengiriman barang yang tepat dan tidak melewati tenggat waktu. Sehingga bisa memuaskan pembeli atau pelanggan eksternal perusahaan.
Sebaliknya juga sama, divisi marketing adalah pelanggan internal dari divisi gudang. Marketing membutuhkan informasi yang selalu update terkait jumlah dan merk atau tipe produk yang ada di gudang. Dengan demikian divisi marketing dalam melakukan pemasaran bisa menyampaikan informasi yang akurat terkait ketersediaan produk kepada calon pembeli. Karena layanan yang baik kepada calon pembeli tidak akan berguna jika informasi yang disampaikan terkait dengan ketersediaan produk tidak akurat.

Pelanggan Internal Perusahaan

Bagaimana Mengenali Pelanggan Internal Suatu Perusahaan?

Konsep tentang pelanggan internal ini sebenarnya bukan hal yang baru, namun dalam prakteknya masih banyak pengelola usaha atau perusahaan yang belum memahaminya. Baik dalam memahaminya sebagai sebuah konteks yang tidak bisa dipisahkan dengan usaha maupun dalam melakukan identifikasi atau mengenali siapa-siapa saja yang merupakan pelanggan internal perusahaan. Yang mana memerlukan layanan yang sama baiknya dengan pelanggan eksternal perusahaan.

Ada banyak cara untuk mengenali pelanggan internal organisasi atau mengidentifikasi siapa pelanggan internal dalam sebuah organisasi. Cara paling mudah adalah dengan mencari tahu siapa saja yang membutuhkan informasi, dan dari siapa sebuah informasi dibutuhkan. Seorang bawahan bagaimanapun juga adalah pelanggan internal dari seorang atasan. Seorang atasan membutuhkan banyak informasi dan sumber daya yang disediakan oleh bawahan untuk dapat menjalankan roda organisasi atau perusahaan.
Selanjutnya terdapat banyak cara juga untuk menjaga atau melayani pelanggan internal dengan baik. Yang mana bentuk dan modelnya akan berbeda antara satu organisasi perusahaan dengan yang lain. Meskipun berbeda cara namun intinya adalah menjaga transparansi informasi dan tujuan organisasi serta menghargai nilai seseorang dan perannya dalam organisasi.

Baca juga: Tips Membuat Laporan Perjalanan Dinas Yang Baik

Ketika sebuah organisasi sudah mengenal pelanggan internal organisasi miliknya, kemudian melayani dengan baik dan menghargai mereka. Maka pada akhirnya budaya “melayani dengan baik” itu akan tersalurkan dengan baik kepada konsumen atau pelanggan eksternal perusahaan. Dengan kata lain mengenal pelanggan internal akan mempermudah perusahaan untuk mengenal pelanggan eksternal. Dan perlakuan istimewa kepada pelanggan internal pasti akan tersalurkan kepada pelanggan eksternal, pembeli produk perusahaan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here