tenaga penjual yang handal

Pada Dasarnya Semua Orang Bisa Menjadi Tenaga Penjual Yang Handal

Menjadi tenaga penjual bisa jadi bukan pilihan anda dalam berkarier. Namun tidak sedikit yang justru memilih bidang pekerjaan ini karena hati atau jiwanya berada disana. Banyak anggapan atau kesan yang menggambarkan bahwa pekerjaan sebagai tenaga pemasar atau penjual adalah pekerjaan yang mudah. Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa tidak jarang pekerjaan atau aktivitas ini sama beratnya dan sama susahnya dengan aktivitas pekerjaan yang lain. Sehingga untuk bisa menjadi tenaga penjual yang handal benar-benar dibutuhkan usaha dan kemauan yang besar.

Ada banyak tenaga penjual yang baik, namun hanya ada beberapa tenaga penjual yang handal. Tapi seperti kata pepatah banyak jalan menuju Roma, jika orang lain bisa melakukannya maka anda pun pasti bisa untuk melakukan hal yang sama meski prosesnya berbeda.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa digunakan sebagai panduan oleh seorang tenaga penjual untuk bisa menjadi menjadi tenaga penjual yang handal.

Pelanggan selalu benar.
Seorang pelanggan akan selalu benar karena dia sangat tahu apa yang diinginkan. Sampai dengan seorang penjual menemukan pertanyaan yang tepat dan informasi yang tepat, dia harus selalu berasumsi bahwa pelanggan adalah benar. Ungkapan ini bukan tanpa batasan, karena sebagai tenaga penjual tentu harus mampu memenuhi kebutuhan pelanggan yang bisa jadi berbeda dengan perkataan pelanggan itu sebelumnya. Namun dalam tahap awal proses ini pelanggan selalu benar.

Untuk menghadapi situasi semacam ini selain kesabaran, yang dibutuhkan oleh seorang tenaga penjual adalah kemampuan untuk mengenali karakter pelanggan, selain itu juga kemampuan untuk mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Dengan demikian akan lebih mudah dan lebih cepat untuk menemukan pertanyaan dan informasi yang tepat bagi pelanggan berdasarkan situasi dan kondisi yang terjadi saat itu.

Baca juga: Kiat Mempersiapkan Mental Dalam Menghadapi Persaingan Bisnis

Penjualan besok membutuhkan perencanaan hari ini.
Jadwal dan rencana kerja yang tersusun secara rapi sampai beberapa hari kedepan menjadikan seorang tenaga penjual mampu menganalisa dengan baik peluang-peluang bisnis yang ada, baik untuk hari ini maupun untuk hari-hari mendatang. Tetap proaktif dalam mengejar peluang dan luangkan waktu untuk menjaga hubungan dengan pelanggan yang sudah ada guna membuka peluang untuk pembelian ulang produk yang ditawarkan.

Terkait hal ini, tenaga penjual yang handal tentu harus memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik. Selain itu juga harus mampu menggali dan mengolah informasi terkait dengan pelanggan sebaik-baiknya. Sehingga mampu untuk mengatur jadwal interaksi atau kunjungan kepada pelanggan yang ideal.

tenaga penjual yang handal

Seorang Tenaga Penjual Yang Handal Bisa Menciptakan Ikatan Emosional Dengan Pelanggannya

Pelanggan membeli dari orang, bukan perusahaan.
Menjadi seorang tenaga penjual yang profesional berarti harus mampu mendengarkan pelanggan dengan baik, bersikap positif dan bersahabat. Karena pada dasarnya keputusan pelanggan untuk jadi membeli lebih dipengaruhi oleh kedekatan mereka dengan tenaga penjual yang berhubungan dengannya. Oleh karena itu penting bagi seorang tenaga penjual atau marketing untuk menjadikan pelanggan menyukai dirinya dalam hal cara memberikan layanan terkait proses penawaran sebuah produk.

Untuk itu seorang penjual yang handal harus memiliki kemampuan untuk melakukan investigasi dan analisa terhadap pelanggan guna menemukan karakter mereka serta sikap yang bagaimana yang lebih nyaman dan disukai oleh mereka. Bersikap ramah saja tidak cukup karena anggapan ramah antara satu orang dengan orang lain bisa jadi berbeda.

Libatkan pelanggan dalam proses penjualan.
Melibatkan pelanggan pada proses penjualan harus dilakukan untuk memastikan pelanggan tersebut tetap perhatian dan memahami semua yang diucapkan oleh tenaga penjual. Meminta pendapat pelanggan tentang produk yang akan dibelinya akan memberikan pelanggan kesempatan untuk ikut bersuara dan memberikan lebih banyak informasi yang dibutuhkan oleh tenaga penjualan. Tujuan utama terkait hal ini adalah agar pelanggan memahami benar dan tidak salah mengartikan apa yang diucapkan oleh tenaga penjualan.

Disinilah peran umpan balik atau feedback dari pelanggan selama proses negosiasi transaksi. Dibutuhkan kemampuan untuk memancing jawaban atau reaksi dari pelanggan. Dengan demikian anda sebagai tenaga penjual bisa melihat apakah proses sudah berjalan dijalan yang diinginkan.

Baca juga: Aspek Penting Yang Perlu Dipahami Ketika Mulai Menjalankan Bisnis Kuliner

Setelah transaksi, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih atas waktu dan pembelian yang dilakukan oleh pelanggan. Kemudian jangan lupa juga untuk melakukan tindak lanjut guna memastikan pelanggan tersebut puas dengan pembelian yang dilakukannya. Hal sederhana ini merupakan kunci dari munculnya pembelian ulang dan loyalitas pelanggan kepada produk dan kepada anda sebagai penjual yang handal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here