penyakit diabetes melitus

Penyakit Diabetes Dan Penyakit Lain Yang Bersumber Dari Gaya Hidup Sebenarnya Mudah Dihindari

Penyakit mematikan yang berasal dari gaya hidup tidak sehat seperti penyakit diabetes melitus, stroke, dan jantung koroner sudah lama ada. Semakin lama semakin banyak yang menjadi korban. Lebih parahnya lagi, rata-rata usia korban semakin lama semakin muda. Penyebab utama dari penyakit-penyakit itu bukanlah virus atau bakteri yang menular, melainkan dari gaya hidup manusia yang bersangkutan. Dari mulai pola makan, pilihan makanan, kebiasaan olahraga, sampai dengan kebiasaan merokok.

Kondisi ini sebenarnya menggambarkan bahwa sebagian besar masyarakat di Indonesia sudah mulai paham menjaga kebersihan agar tidak mudah terserang penyakit namun belum paham benar tentang gaya hidup sehat yang terkait dengan pola makan dan pilihan makanan yang dikonsumsi. Dengan kata lain, penyakit-penyakit paling mematikan di Indonesia ini bisa dan mudah dicegah dengan cara menerapkan gaya hidup dan perilaku sehat sehari-hari.

Penyakit Diabetes Melitus
Diabetes adalah kondisi di mana kandungan gula dalam darah melebihi normal dan cenderung tinggi. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit metabolisme yang mampu menyerang siapa saja. Diabetes mellitus (atau kencing manis) adalah kondisi kronis dan berlangsung seumur hidup yang mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menggunakan energi yang dari makanan. Ada dua jenis utama dari penyakit diabetes melitus ini: Tipe 1 dan Tipe 2.

Penyakit diabetes tipe 1 atau disebut diabetes insulin-dependent. Diabetes tipe 1 adalah kondisi autoimun. Ini disebabkan pankreas diserang dengan antibodi tubuh pasien sendiri. Pada penderita tipe ini, pankreas yang rusak tidak membuat insulin. Diabetes tipe ini dapat disebabkan oleh kecenderungan genetik.

Penyakit diabetes tipe 2 atau disebut non-insulin dependent diabetes. Tipe 2 biasanya lebih ringan daripada tipe 1 karena pankreas sebenarnya mampu menghasilkan insulin, namun karena gaya hidup dan makanan yang tidak terjaga, pankreas mengalami “kelelahan”. Pankreas mampu menghasilkan sejumlah insulin. Tapi jumlah yang dihasilkan tidak cukup untuk kebutuhan tubuh atau sel-sel tubuh lainnya menjadi “kebal” terhadap insulin sehingga menjadi sel resisten insulin.

Baca juga: Hati-hati Makan Menu Olahan Ayam, Pahami Resikonya

Kedua tipe penyakit diabetes melitus tersebut mampu menyebabkan komplikasi kesehatan, terutama di pembuluh darah terkecil dalam tubuh seperti ginjal, saraf, dan mata. Diabetes tipe 2 juga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Tidak ada obat untuk penyakit ini. Pada awalnya, diabetes tipe 2 dapat dikendalikan dengan manajemen berat badan, nutrisi, dan olahraga. Biasanya, tipe ini berkembang lebih pesat pada akhirnya, sehingga obat antidiabetes sering dibutuhkan.

penyakit diabetes

Sejak Dini Sebaiknya Kita Sudah Mewaspadai Penyakit DIabetes Dan Penyakit Akibat Gaya Hidup Lainnya

Stroke
Stroke adalah suatu penyakit mematikan yang menyerang bagian syaraf pada otak yang disebabkan oleh pecahnya atau penyumbatan pembuluh darah. Stroke terjadi ketika aliran darah di otak berhenti seketika. Dalam hitungan menit, sel otak mulai mati. Ketika stroke menyerang, maka tubuh akan jatuh ke dalam risiko kematian. Sekalipun bertahan hidup, maka pasien akan mengalami kecacatan.

Penyebab stroke yang utama adalah tekanan darah tinggi yang seringkali diakibatkan oleh pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Seperti terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak dan tidak rutin berolah raga.

Jantung Koroner
Jantung koroner adalah penyakit mematikan yang menyerang jantung, disebabkan oleh penumpukan kolesterol, lemak, atau zat lainnya pada dinding pembuluh darah. Penyakit ini termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sekitar 35% kematian penduduk Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung.
Penyakit jantung koroner terjadi ketika arteri koronaria (arteri yang memasok darah ke otot jantung) menjadi mengeras dan menyempit. Hal ini disebabkan penumpukan kolesterol dan bahan lainnya, yang disebut plak, pada dinding pembuluh darah. Plak akan semakin besar sehingga aliran darah ke otot jantung semakin sedikit dan semakin sulit. Akibatnya, otot jantung tidak bisa mendapatkan darah atau oksigen yang dibutuhkan.

Baca juga: Penyakit Diare Biasanya Tidak Berbahaya, Tapi Bisa Fatal

Perkembangan teknologi biasanya mendorong perubahan perilaku dan gaya hidup seseorang, namun dengan memahami bahwa gaya hidup tidak sehat sangat berisiko menimbulkan penyakit berbahaya maka sebaiknya anda bisa menghindarinya dan segera merubah gaya hidup anda menjadi lebih sehat dengan pola makan yang baik, pilihan makanan yang sehat, rutin berolahraga, dan mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here